Hmmm… malem ini gw mau nge-post sebuah materi yang mungkin bakalan
bermanfaat biat kalian. Karena sekarang gw udah masuk ke semester IV,
gw ternyata dapet Mata Kuliah yang bikin kepala gw ngos-ngossan… tapi
asyiiikkk heheheh…

. Materi ini berhubungan dengan Mata Kuliah “
Matematika Diskret”, Yang masuk jurusan IF pasti akan mendapatkan Matkul ini…
Gw saranin buat para IF jangan suka takut atau nggak cemangat klo
dapet Matkul yang itung-itungan, Bawa Have Fun aja kaya gw… Hahahahha…

bukan berlaga sombong ya, tapi emang beneran asyiiikkk klo kitanya
mandang matematika itu asyiiikkk. Nah untuk lebih lanjutnya, kalian bisa
Icip-Icip materi yang gw posting di bawah ini :
Awal mula kita akan mempelajari yang namanya “
Himpunan”. Ngomong-ngomong “
Apa itu Himpunan ?”, 
Himpunan
adalah sekumpulan objek yang mempunyai sifat tertentu. Nah…. buat
Objek yang dimaksud itu dapat berupa bilangan, manusia, hewan, tumbuhan,
negara dan sebagainya. Objek ini selanjutnya dinamakan anggota atau
elemen dari himpunan itu.
Himpunan biasanya dinyatakan dengan huruf besar A, B, C, H, K dan
sebagainya. Untuk menyatakan suatu himpunan digunakan simbol “{….}”.
Sementara itu untuk melambangkan anggota himpunan biasanya menggunakan
huruf kecil
a, b, c, x, y dan sebagainya. Perlu diperhatikan
bahwa penulisan anggota dalam suatu himpunan hanya sekali saja Jadi
tidak boleh kita menuliskan himpunan sebagai {1,
a,
b,8,
b}.
Demikian pula kita tidak boleh menyatakan himpunan sebagai {bunga,
kambing, sapi, kerbau, sapi, tumbuhan}. Untuk menyatakan anggota suatu
himpunan digunakan lambang “

” (baca:anggota) sedangkan untuk menyatakan bukan anggota suatu himpunan digunakan lambang “
∉ ” (baca: bukan anggota).
Untuk mendefinisikan himpunan digunakan 4 cara, yaitu :
1. Mendaftarkan semua anggotanya.
Contoh:
- A = {a,e,i,o,u}
- B = {2,3,5,7,11,13,17,19}
2. Menggunakan sifat dari anggota himpunan
Contoh:
- P = {x | x himpunan bilangan asli antara 7 dan 15}
(Maksudnya P = {8,9,10,11,12,13,14})
- Q = { t | t biangan asli}
(Maksudnya Q = {1,2,3,4,5,6,7,8,9,10,…}
- R = { s | s2-1=0, s bilangan real}
(Maksudnya R = {-1,1})
Selanjutnya Kita bakalan di kenalin dengan yang di sebut Himpunan semesta, Yang pernah masuk SMP pasti tahu “
Apa itu himpunan semesta ?”
se-ingat gw materi himpuanan semesta di ajari di kelas 2 SMP dan
SMA.Untuk pengertiannya Himpunan semesta itu adalah himpunan yang
anggotanya semua objek pembicaraan. Biasanya Himpunan semesta
dilambangkan dengan S atau U.
Contoh :
Kalau kita membahas mengenai 1, ½ , -2, -½ , 3 5 ,… maka semesta
pembicaraan kita adalah bilangan real. Jadi himpunan semesta yang
dimaksud adalah R. Apakah hanya R saja? Jawabannya tidak. Tergantung kita mau membatasi pembicaraanya. Pada contoh di atas bisa saja dikatakan semestanya adalah C (himpunan bilangan kompleks). Namun kita tidak boleh mengambil Z (himpunan bilangan bulat) sebagai semesta pembicaraan.
Wah…masih ada lagi sob

, namanya Himpunan kosong. Himpunan kosong ini adalah himpunan yang tidak mempunyai anggota. Dilambangkan dengan “

” atau { }
Contoh:
- Himpunan bilangan bulat yang ganjil
- Himpunan orang yang tingginya 100 meter
Diberikan himpunan A dan B. Jika setiap anggota A merupakan anggota B maka dikatakan A merupakan himpunan bagian (
subset) dari B atau dikatakan B memuat A dan dilambangkan dengan A

B.
Jadi A

B jika dan hanya jika x

A dan x

B
Jika ada anggota dari A yang bukan merupakan anggota B maka A bukan bukan himpunan bagian dari B, dilambangkan dengan A
; B.
Contoh:
- A = {1,3,5} dan B = {0,1,2,3,4,5,6}. Maka A
; B.
- C = {a,b, c, 1,2} dan B = {0,1,2,3,4,5,6}. Maka C
t;
B, karena ada anggota dari C yang bukan merupakan anggota B, yaitu a.
(Pengertian “ada” berarti terdapat satu anggota C yang bukan merupakan
anggota B, sudah cukup)
- Suatu himpunan pasti merupakan subset dirinya sendiri. Jadi H
; H.
Operasi himpunan ini banyak macamnya sob, kalian bisa lihat dibawah ini :
Gabungan dua himpunan A dan B adalah himpunan yang anggotanya semua anggota A atau B atau keduanya.
A
∪ B = {x |x
; A atau x
; B}
Notasi: A
∪ B , A + B
Contoh:
A = { mouse, keyboard, scanner} ,
B = { monitor,printer}, C = { mouse, keyboard, CPU }
maka:
A ∪ B = {mouse, keyboard, scanner, monitor,printer}
A ∪ C = { mouse, keyboard, scanner , CPU }
Irisan dari dua himpunan A dan B adalah himpunan yang anggotanya dimiliki bersama oleh himpunan A dan B
Notasi : A
∩ B ={x| x

A dan x

B}
Contoh:
A = { mouse,keyboard,touch sreen}
B = { monitor, touch screen, printer, scanner}
C = { monitor,printer, scanner}
Maka:
A ∩ B = { touch screen }
A ∩ C = { }
- Relative Complement/Selisih
Selisih antara dua himpunan A dan B adalah himpunan yang anggotanya
hanya menjadi anggota himpunan A tetapi tidak termasuk anggota himpunan
B.
Notasi: A — B={x | x

A dan x

B}
Contoh:
A = { SQLserver,MySQL,MsAcces}
B = { MySQL,MsAcces,Oracle}
Maka:
A — B = {SQL server }
- Symmetric Difference/Beda Setangkup
Beda setangkup dua himpunan A dan B adalah himpunan yang merupakan
anggota himpunan A atau anggota himpunan B tetapi bukan merupakan
anggota kedua himpunan secara bersamaan.
Notasi: A
⊕ B={x| x

A dan x

B tetapi x
∉ A
∩ B}
Contoh:
A = { Win3.1, Win3.11, Win95,Win97 }
B = { Win95,Win97,Win98,Win98SE, WinME,Win2000 }
A ⊕ B = { Win3.1, Win3.11, Win98, Win98SE ,WinME, Win2000 }
Komplemen Himpunan A adalah himpunan yang anggotanya bukan anggota A
Notasi : A’ , A
c
Contoh:
U = { Win3.1, Win3.11, Win95,Win97,Win98,
Win98se, WinME,Win2000, WinXP,… }
A = { Win3.1, Win3.11, Win95,Win97 }
A’ = {Win98,Win98se, WinME,Win2000, WinXP,… }
Buat bahasan terakhir yakni Diagram Venn, sebenarnya Diagram venn ini
mungkin enggak bakalan asing baut kalian yang udah SMA, Karena diagram
Venn sering di gunakan di berbagai ilmu matematika tidak hanya dalam
himpunan. Diagram venn ini Adalah suatu cara untuk menggambarkan
hubungan antara himpunan-himpunan. Contoh :

Dan jangan lupa, dalam himpunan juga sering ada yang namanya Hukum – hukum aljabarnya seperti dibawah ini :
Hukum-hukum aljabar Himpunan :


Contoh Soal Penyederhanaan Operasi Himpunan :

Nah…loh..udah selesai aja materinya.

Emmmm… emang segini sich, ini cuman buat minggu pertama makannya baru
sedikit. Gw harap bermanfaat buat para sobbat pengunjung
http://www.einzebern.wordpress.com.
Sumber : http://einzebern.wordpress.com/2012/03/18/sekilas-matematika-diskret-himpunan/
No comments:
Post a Comment